Assalamualaikum Wr Wb, Kali ini saya akan membahas tentang narkoba yang lebih parah dari narkoba narkoba lainnya, saat itu saya sedang membaca sebuah buku milik teman saya yang berisi banyak informasi informasi yang sangat menarik untuk dibaca, saya membaca informasi tentang narkoba, yaitu krokodil drugs, harga narkoba ini sangat murah jika dibandingkan dengan narkoba lainya jika sekali suntik harus membayar ratusan juta, narkoba krokodil ini hanya membayar kurang dari 100 ribu rupiah, tentu efek narkoba ini juga lebih parah krokodil drugs membuat daging si pemakai terpisah dari tulang dan lama kelamaan akan membuat si pemakai terlihat seperti zombie, nama krokodil di ambil dari efek awalnya yang membuat kulit si pemakai berwarna hijau dan bersisik, narkoba ini pertama kali menyebar di rusia kalau tidak salah saya baca :D, untuk info lebih lanjut baca saja artikel di bawah ini.
Narkoba
memang sudah terbukti mengakibatkan berbagai efek mematikan bagi pecandunya,
tapi mungkin tidak ada yang seganas narkoba asal rusia ini, Krokodil adalah zat
adiktif mengerikan yang akan merubah pecandunya menjadi mayat hidup yang
berjalan.
Sebagai
negara yang memiliki pengguna heroin terbanyak di dunia, Rusia dapat dibilang
cukup berhasil dalam memerangi peredaran heroin yang biasanya berasal dari
Afghanistan. Berkat operasi yang intensif dan usaha yang serius dari
pemerintah, kini obat-obatan terlarang itu semakin sulit untuk ditemui di
Rusia, dan itu tentu saja hal yang baik, tapi di balik itu semua, para pecandu
yang semakin kesulitan mendapatkan heroin -karena semakin langkanya dan juga
semakin melambungnya harga heroin- berupaya mencari pengganti bubuk putih itu.
Dari sinilah
kebanyakan dari mereka lalu berkenalan dengan obat terlarang home-made bernama
krokodil. Harganya yang murah menjadikan krokodil sebagai obat-obatan populer
di kalangan para junkies, terutama mereka dengan kondisi fiskal yang minim.
Nama
krokodil diambil dari reptil besar yang dalam bahasa Inggrisnya bernama
crocodile, atau dalam bahasa Indonesia kita kenal dengan buaya. Mengapa
dinamakan demikian? Hal ini dikarenakan para pecandu yang menggunakan krokodil
pada kulitnya akan ditemukan sisik-sisik seperti buaya, bahkan pecandu yang
belum lama menggunakan obat inipun sudah dapat dicirikan dengan tanda berupa
bagian-bagian tubuh yang bersisik dan membusuk.
Obat ini
keras, sangat-sangat keras, jika pecandu menyuntikan jarum suntik berisi
krokodil dan cairan tersebut tidak masuk ke pembuluh darah, bengkak berisi
nanah akan segera terlihat.
Jika hal
itu masih belum cukup mengerikan buatmu, maka perlu kamu ketahui bahwa
penggunanya yang sudah parah akan mengalami sebuah kejadian yang akan membuat
orang lain bergidik melihat kondisinya. Daging beserta kulitnya akan jatuh
bagaikan meleleh dari tubuhnya, menyisakan lobang besar menganga di
bagian-bagian tubuh yang membusuk. Tulang putih penderitanya dapat terlihat
dengan jelas di tengah luka yang lebih tampak seperti telah dicabik atau
digigit oleh hewan buas. Mereka, pada dasarnya adalah jasad manusia yang masih
hidup namun telah membusuk. Tubuhnya akan terus membusuk hingga mereka tidak
dapat bergerak lagi dan mati dengan kondisi yang sangat mengenaskan.
Hal yang
paling memprihatinkan adalah tingkat perkembangan pecandu obat ini di
masyarakat. Diperkirakan ada 100 ribu orang Rusia yang kecanduan obat
mengerikan ini. Dan itu artinya Rusia akan memiliki 100 ribu mayat hidup dan
akan terus bertambah apabila peredaran obat ini tidak segera dihentikan.
Sumber http://hanifahfitrohan.blogspot.com/2012/10/krokodil-narkotika-ganas-dari-rusia.html
0 komentar:
Posting Komentar